Panduan Memilih Detektor Khusus Emas untuk Hasil Terbaik

 

 

 

Pertanyaan tentang detektor khusus emas terbaik yang ada di pasaran mungkin akan selalu ada sampai kapan pun. Namun, untuk menjawabnya tidak selalu mudah.

 

Saat ini, ada sejumlah alat detektor khusus emas yang mampu melacak secara akurat. Namun, jangan khawatir, artikel ini akan membantu Anda menemukan handheld metal detector terbaik.

 

Kriteria Detektor Khusus Emas Terbaik

 

Impian untuk menemukan bongkahan (nugget) atau serpihan emas bisa jadi nyata dengan alat yang tepat. Tidak seperti memburu harta karun berupa koin kuno, perhiasan, atau relic, memilih detektor emas memerlukan pertimbangan matang.

 

  1. Penyeimbang Tanah (Ground Balancing)

 

Memiliki detektor khusus emas yang mendeteksi keseimbangan tanah adalah penting. Pasalnya, keseimbangan tanah menyaring mineral di area pencarian Anda sehingga membantu membedakan antara nugget emas dan tanah di sekitar barang-barang tersebut.  

 

Dengan keseimbangan tanah yang tepat, Anda akan mendapatkan kedalaman dan akurasi tertinggi yang memungkinkan penemuan banyak emas selama pencarian.

 

Karena itu, pastikan Anda memilih alat yang bisa mengatur keseimbangan tanah, baik manual, otomatis, maupun kombinasi keduanya. Detektor logam emas terbaik biasanya memiliki keseimbangan tanah manual dan otomatis. Detektor ground balance yang tidak tepat hanya akan memberikan sinyal palsu.

 

  1. Penyesuaian Frekuensi

 

Frekuensi adalah jumlah gelombang elektronik yang melewati detektor logam emas dan masuk ke tanah saat Anda mencari logam.

 

Frekuensi detektor logam adalah jumlah gelombang per satuan waktu yang diukur dalam kilohertz.

 

Contoh: detektor khusus emas yang mentransmisikan frekuensi 11 KHz berarti mengirim dan menerima 11.000 kali per detik.

 

Memiliki pilihan berbagai frekuensi memungkinkan Anda untuk mencari target yang berbeda dengan satu perangkat.

 

Frekuensi yang lebih tinggi memudahkan untuk mendeteksi logam seperti emas. Detektor logam dengan frekuensi yang lebih tinggi bekerja dengan panjang gelombang yang lebih pendek daripada detektor logam dengan frekuensi yang lebih rendah. Oleh karena itu, alat ini sangat baik dalam menemukan bongkahan emas kecil dengan mudah.

 

  1. Diskriminasi

 

Anda dapat dengan mudah menyaring logam sampah (semisal: paku) dengan pengaturan diskriminasi di detektor.

 

Diskriminasi sederhana akan menghilangkan target yang berada dalam kisaran tertentu. Target dengan konduktivitas yang lebih rendah adalah yang pertama dihilangkan.  

 

Logam dengan konduktivitas yang lebih tinggi (emas) dan logam sampah, seperti aluminium, dihilangkan pada tingkat yang sama.

 

Dalam diskriminator tingkat lanjut, target dapat disaring secara selektif dalam berbagai konduktivitas.  

 

Emas alami tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, dan berat. Variasi ukuran ini akan tumpang tindih dengan berbagai rentang diskriminasi detektor Anda dan dapat dengan mudah disaring. Untuk menghindari menyaring emas, Anda harus mengatur tingkat diskriminasi ke level rendah.

 

  1. Lingkungan

 

Berburu emas bisa memakan waktu lama. Maka sebaiknya mulailah pencarian di lokasi yang pernah ditemukan emas walaupun belum pasti ditemukan lagi. Daerah seperti ini merupakan indikasi yang baik bahwa mungkin ada lebih banyak emas di sana hari ini.  

 

Oleh karena itu, Anda harus mencari area yang pernah disambangi penambang emas di masa lalu, jangan hanya mencari di sekitarnya.  

 

Misalnya, anak sungai tempat para penambang menumpuk batu atau lereng bukit tempat mereka menggali terowongan. Mungkin saja ada bongkahan emas yang terlewatkan atau terjatuh.  

 

Detektor logam emas dapat menemukan nugget (bongkahan) yang terlewatkan. Para pencari emas zaman dulu tidak memiliki teknologi untuk menemukan nugget emas sebelum detektor logam ada.

 

  1. Mineralisasi

 

Jika Anda mencari emas menggunakan alat detektor logam, Anda perlu mempertimbangkan mineralisasi. Pasalnya, magnetisme tanah menghasilkan mineralisasi.  

 

Beberapa partikel dalam tanah memiliki karakteristik logam. Sederhananya, ketika logam ditemukan di tanah, partikel ini memancarkan respons magnetik yang dapat dideteksi oleh detektor khusus emas.  

 

Mungkin diperlukan waktu berjam-jam bagi detektor untuk menggali di lokasi tertentu setelah menerima respons yang salah karena mineralisasi. Tak jarang, hal ini membuat pemburu logam emas frustrasi.

 

Walaupun begitu, ada satu bahan kecil yang bisa memberi tahu bahwa ada emas di sekitar Anda, yakni timah. Jika menemukan potongan kecil timah, selamat, Anda berada di jalur yang benar. Tunggu sampai detektor memberi sinyal saat Anda menemukan emas.

 

Rekomendasi Detektor Emas dalam Tanah

 

 

Soal alat detektor emas yang andal, Minelab muncul sebagai salah satu yang terbaik. Minelab memiliki berbagai tipe detektor untuk semua level pencari emas. Mulai dari penambang emas profesional, pencari emas saat liburan, hingga kolektor spesimen emas.

 

Detektor khusus emas Minelab GPZ 7000 merupakan alat yang tepat bagi ahli seperti Anda. Alat ini memiliki banyak fitur dan diperkaya dengan teknologi baru, seperti wireless audio, GPS terintegrasi, dan platform tahan cuaca. Sensitivitas GPZ 7000 bahkan mampu mendeteksi hingga 40% lebih dalam dibandingkan seri GPX. Harga detektor emas ini dibanderol Rp 152,401 juta dan bisa dipesan secara online melalui situs Minelab.